[Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

Emil W. Aulia Ô 6 characters

Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract

review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract free read à PDF, eBook or Kindle ePUB Percayakah Anda pada awal abad XX harga seorang manusia Indonesia tidak lebih mahal dari harga seekor sapi Perdagangan manusia benar benar terjadi dan diiklankan pada masa itu Berlomba lomba para makelar memasang advertensi mencari dan menyalurkan tenaga kerja orang Jawa Sunda madura dan Cina untuk mengurus pohon di sebuah perkebunan Bukan sembarang pohon tapi kon. JIka perbudakan terjadi maka hukum tidak berlakuMenolong orang lain adalah baik tapi jika menghilangkan kemanusiaan mereka menjadi tak baik

read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract

review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract free read à PDF, eBook or Kindle ePUB Mata dan darah para kuli Kolusi terjadi antara penguasa daerah dengan tuan kebun Poenale Sanctie menjadi tameng yang melegalkan kekejaman mereka Tak ada hukum yang dapat melindungi para kuli Sampai seorang advokat mengungkapkan perbudakan yang keji itu dalam sebuah tulisan berjudul Millioenen uit Deli Sebuah tulisan yang menggemparkan negeri Belanda pada tahun 190. Membaca buku ini berasa nonton film tentang perbudakan dengan setting Deli pada abad 20 Kekejaman demi kekejaman pemilik perkebunan digambarkan dengan gamblang demi menegakkan poenale sanctie atau arti harfiahnya perbudakan yg dibungkus aturan hukum Meskipun para Koeli Contract yg didatangkan dari Jawa Madura Batak dan berbagai daerah lain di Indonesia dibuat seolah olah datang ke Deli karena kemauan sendiri mereka semua tak lain ditipu para agen agar bekerja di perkebunan tembakau milik tuan tuan Belanda Buku ini ditulis dengan bumbu bumbu investigasi sehingga menarik untuk disimak meski ngilu ngilu juga pas baca bagian hukumanKenapa gw bilang buku ini kayak film Karena di bab bab akhir ada seorang pengacara Belanda bernama Van den Brand melancarkan protes keras pada Pemerintahan Daerah Koloni atas terjadinya perbudakan tersebut lewat brosurnya De Millioenen Uit Deli Kayak tokoh protagonis di sebuah film gitu Tentu saja protes tersebut dibantah oleh Pemerintah Belanda karena menurut mereka hal tersebut hanyalah cara mengedukasi orang orang biadab Jadi menurut Pemerintahan Belanda masa itu orang orang di Indonesia yg akhirnya menjadi kuli tak ada bedanya dengan hewan yg hanya tahu bahasa makian dan pukulan sedih bacanya Maka bab bab terakhir banyak berisi tentang perjuangan Van der Brand dalam membebaskan para kuli dari perbudakan Salut dengan Emil W Aulia dalam mendalami topik ini dan berbagai risetnya untuk bahan penulisan buku ini Sampai sampai beliau bisa mendapatkan iklan koran tahun 1902 yg berisi tentang penawaran para calon pekerja tersebut Belum lagi kutipan kutipan dari harian yg terbit tahun 1886 dan 1898 Angkat topi buat beliau Hanya satu aja yg mengganjal Surat edaran Asisten Residen Medan EKM K hr tertanggal 5 Juni 1899 namun kenapa tata bahasa dan ejaannya malah kayak surat jaman sekarang ya Atau mungkin anggap saja surat tersebut sudah disesuaikan dengan gaya penulisan surat jaman sekarang untuk kepentingan penulisan buku ini Who knows

review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia

review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract free read à PDF, eBook or Kindle ePUB On pohon berdaun uang Orang pun berbondong bondong pergi ke tanah yang bernama Deli itu Sampai di sana bukan pohon uang yang ditemukan tetapi para tuan kebun Belanda yang menjadikan mereka kuli kontrakPerbudakan terjadi di balik rimbunnya daun daun tembakau Tak banyak yang tahu bahwa tembakau Deli yang terkenal di seluruh dunia akarnya telah menyerap keringat air. Persoalan kaum buruh dan pengusaha sepertinya tak pernah berakhir Kaum buruh selalu menuntut agar mereka memperoleh upah dan fasilitas yang layak sementara para pengusaha berusaha membayar tenaga kerja buruh seminimal mungkin untuk menekan ongkos produksi mereka Jika kita menarik ke belakang ternyata sejak jaman pemerintahan kolonial Belanda masalah buruh sudah menjadi persoalan apalagi pada saat itu hampir dikatakan tidak ada lembaga lembaga atau serikat serikat buruh yang peduli dan memperjuangkan nasib mereka Seperti apa nasib kaum buruh pada masa itu Novel ini memberikan sebagian dari apa yang dialami para buruh Jawa ketika mereka dijadikan kuli kontrak di Deli Sumatera TimurBerjuta juta dari Deli adalah novel yang ditulis berdasarkan sebuah brosur yang ditulis oleh Johanes Van den Brand pada awal abad ke 20 Van den Brand adalah tokoh pembela kaum pribumi di masa kolonial Belanda Namanya masih kalah populer dibanding Multatuli Douwes Dekkker dan Van de Venter Namun sejarah mencatat bahwa di awal abad 20 Ven den Brand pernah menggegerkan pemerintahan Belanda melalui tulisannya yang mengungkap perlakuan tak manusiawi para pengusaha perkebunan tembakau di Deli terhadap para kuli kontraknya Tulisan ini dikemas dalam sebuah brosur berjudul Millioenen uit Deli Berjuta juta dari DeliVan den Brand adalah seorang advokat yang tinggal di Medan dan melihat secara langsung derita kuli kuli kontrak di perkebunan tembakau di Deli Berdasakan apa yang dilihatnya dan didukung oleh data data tertulis yang ia kumpulkan dari berbagai media yang terbit dimasa itu Van Den Brand dengan penuh keberanian menentang sengit penale sanciate aturan hukum bagi kuli kuli yang bekerja di perkebunan yang dibuat oleh pemerintahan kolonial Belanda di wilayah tersebut Ia melihat bahwa aturan ini hanya menguntungkan pemilik pemilik perkebunan secara sepihak dan menyengsarakan kuli kuli kontrak yangmenyebabkan mereka kehilangan kebebasan dan harkat manusianya selama menjadi kuli kontrakBrosur Millioenen uit Deli setebal 71 halaman diterbitkan pada tahun 1902 di Belanda Brosur yang memprotes diberlakukannya penale sanciate dan juga mengurai derita dan skandal perbudakan yang dialami ribuan kuli kontrak asal Jawa yang berkerja di perkebunan tembakau milik swasta Belanda di Deli Sumatera Timur ini tentu saja menggegerkan kedamaian negeri Belanda Brosur ini mendapat perhatian dari Majelis Rendah Belanda Tweede Kamer yang langsung membahasnya dalam sidang sidangnya Pihak oposisi menjadikan isu kekerasan yang dialami kuli untuk menekan pemerintah Hubungan Belanda dengan negara negara tetangganya juga terganggu beberapa negara mengecam kekerasan yang terjadi di Deli dan mengancam akan memutuskan hubungan dengan Belanda jika isi dari brosur itu benar adanyaPerjuangan Van den Brand tidaklah mulus pihak pihak yang merasa kedudukannya terancam akibat terungkapnya kebobrokan di Deli tidak tinggal diam Tuan tuan perkebunan di medan dan pejabat pejabat Belanda bersatu mengucilkan dirinya Mereka menuding Van den Brand menyebar fitnah tidak patriotik hanya mencari popularitas dan melawan pemerintahan Belanda Meski demikian Van den Bran tetap pada pendiriannya ia kembali menulis brosur Nogs Een Millioenen uit Deli Sekali Lagi Berjuta juta dari Deli 1903 Di brosur keduanya ini Van den Brand menyerang balik pihak pihak yang menentangnya Akhirnya kegigihannya membuahkan hasil pemerintah kolonial melahirkan sejumlah perubahan yang walau mungkin tak seusai dengan yang diharapkannya namun setidaknya suara kaum kuli kontrak yang selama ini tak terdengar menjadi menggaung dimana mana Karena jasa jasanya surat kabar Harian Batak yang terbit di Tapanuli menyebut Van den Brand sebagai Bapak Kuli Kontrak Sayangnya nama Van den Brand tampaknya terlupakan oleh masyarakat Indonesia bahkan namanya bisa dikatakan tidak tercatat dalam buku buku pelajaran sejarah di sekolah sekolahPerjuangan Van den Brand yang terlupakan ini rupanya menggugah jurnalis kelahiran Kubang Putih Bukittinggi Sumatera Barat Emil W Aulia untuk menuliskan sebuah novel berdasarkan brosur De Millioenen uit Deli Walau dikemas dalam bentuk novel yang tentu saja tak terlepas dari kebebasan imajinasi penulisnya novel ini layak dijadikan sumber rujukan untuk mengetahui nasib kaum kuli kontrak di awal abad 20 yang sarat dengan deritaBisa dikatakan novel ini adalah gambaran yang lebih detail dari apa yang dituangkan oleh Ven den Brand dalam brosurnya Novel setebal 259 halaman ini dibagi kedalam 26 bab plus prolog dan epilog Pembagian bab babnya dibuat secara sistematis sehingga pembaca akan diajak menelusuri jejak pengalaman kelam para kuli kontrak mulai dari bujuk rayu makelar pencari kerja derita kuli kontrak dalam kesehariannya kehidupan para pengelola perkebunan hingga perjuangan Van den Brand dalam memperbaiki nasib kuli kontrakPara kuli kontrak yang bersal dari Jawa umumnya terbujuk oleh mulut manis makelar pencari kerja yang dengan mahir mempengaruhi penduduk desa agar mau dijadikan kuli kontrak Mereka diming imingi hal yang menarik bahwa di Deli mereka akan menemukan pohon yang berdaun uang ronggeng wayang kulit dll Para penduduk desa yang miskin tentu saja tertarik untuk dijadikan kuli kontrak Deli mengganggu tidur malam merekaTak sabar mereka ingin melihat langsung merasakan meraba merengkuh semua pesona negeri ajaib itu Uang yang berlimpah wayang kulitarakemasperempuan perempuan ronggengAh apa yang lebih penting dari semua inihlm 10 Ironisnya apa yang dijanjikan dan mereka impikan itu tak menjadi kenyataan mereka malah menemui berbagai penderitaan di DeliSeluruh proses mulai dari keberangkatan situasi di kapal dan kedatangan para kuli kontrak itu di perkebunan terekam dengan jelas di novel ini Sesampai di pelabuhan mereka segera diharuskan membubuhkan cap jempol mereka pada secarik kertas yang isinya tidak mereka mengerti karena toh mereka tidak bisa membaca Seketika itu mereka dihadapkan pada kenyataan yang pedih mereka bertemu dengan sosok sosok asing yang menggenggam kehidupan mereka Jiwa dan raga para kuli kuli kontrak itu telah ikut tergadai Di perkebunan derita para kuli kontrak semakin menjadi kehidupan mereka diatur oleh bunyi suara kentongan Kentongan bangun pagi istirahat siang tidur malam dll Novel ini secara memikat mengungkap apa yang terjadi selama waktu waktu terebut Di sela sela kerja dan istirahat para kuli kontrak kerap terjadi tindak kekerasan yang tak manusiawi baik dari para mandor maupun Tuan Besar perkebunan Setiap kuli yang melakukan kesalahan akan mendapat pukulan tendangan cambukan Tak peduli kuli pria ataupun wanita semua mendapat hukuman keji Seorang kuli wanita yang tak mau diajak main oleh Tuan Asisten Perkebunan harus mendapat siksaan disalib seperti Kristus Dijemur dalam keadaan telanjang selama berhari hari dari matahari terbit hingga terbenam Tidak hanya itu saja Opas opas pribumi itu mencambuki pinggulnya dengan tali sanggurdi Tentu perempuan itu meruang raung kesakitan Belum puas opas opas itu kemudian menggosok kemaluannya dengan lada yang ditumbuk halus Raung perempuan itu semakin menjadi jadi hlm 73Selain mengungkap derita para kuli kontrak novel ini juga mengungkap praktek pelacuran perjudian dan madat yang terjadi di perkebunan Setiap akhir bulan setelah masa gajian para kuli dibiarkan terpikat ke dalam perjudian masuk dalam bilik bilik pelacuran dan rumah candu agar mereka menghabiskan upah mereka hingga harus meminjam uang kepada mandor perkebunan dengan bunga yang mencekik Dengan begitu para kuli akan terbelit oleh hutang yang tak terbayarkan sehingga mau tidak mau mereka harus terus memperpanjang kontrak kerja mereka Jika mereka kabur para penduduk asli siap menangkap mereka untuk memperoleh imbalan yang besar dari pengelola perkebunan Para kuli yang kabur diburu bak binatang buruan ketika tertangkap mereka akan diikat dan dibawa ke perkebunan dengan tangan dan kaki diikat pada sebilah kayu layaknya seekor babi hutanUpah yang diterima para kuli wanita lebih kecil dibanding kuli pria Secara teoritis upah yang diterimanya tak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya Hal inilah yang membuat praktek pelacuran mau tak mau harus mereka jalani Yang mungkin agak beruntung adalah mereka yang memiliki wajah yang cantik dan terpilih oleh Tuan Besar untuk menjadi Nyai Dengan menjadi Nyai mereka bisa merasakan kehidupan yang mewah namun masa depan merekapun tak pasti karena begitu ketahuan hamil maka merekapun akan terusir dari hadapan Tuan BesarSetelah diajak melihat derita para kuli kontrak pembaca akan diajak melihat bagaimana kehidupan kaum para Tuan Kebun Mereka bak raja kecil hidup dalam pesta pora dan hidup yang mewah Ketika mereka sedang beristirahat di beranda istana kecilnya dan lewatlah sekelompok kuli maka serentak mereka menurunkan badan berjongkok dan kepala menekuk Dengan lutut hampir menyentuh dada pelan pelan mereka menyeret langkah Semua berlangsung dalam kepasrahan yang utuhhlm 207 Setelah mereka melewati sang Tuan Besar barulah para kuli itu berdiri kembali dan menegakkan punggung merekaPara Tuan Besar pengelola perkebunan memang dididik untuk menjadi raja kecil yang otoriter mereka tak harus mengetahui seluk beluk menanam dan merawat tembakau Hal terpenting bagi mereka adalah Bagaimana membuat kuli kuli itu tunduk Karena bagi mereka bahasa yang dimengeri oleh para kuli adalah bentakan dan makian Yang diperlukan bukan kata kata menjelaskan melainkan memerintah Lengkap dengan bentakan dan makian Hanya bahasa macam itu yang mereka mengertihlm 155Setelah menyelami derita para kuli kontrak barulah di bab bab terakhir pembaca akan diajak mengikuti sepak terjang Van den Brand dalam memperjuangkan misinya untuk mengungkap derita kaum kuli kontrak dan menegaskan bahwa kebijakan Poenale Sanciete tidak boleh dipertahankan karena aturan itu melegalkan terjadinya perbudakan dan membuat tindakan tindakan tidak manusiawi menimpa para kuli kontrakDi bagian ini akan terungkap bagaimanaVan den Brand yang banyak mendapat tantangan dari pengelola perkebunan dan pejabat kolonial Belanda tak menyerah begitu saja namun terus berjuang untuk kepentingan kaum kuli kontrak yang sebenarnya tak ada sangkut paut dengan kehidupannyaWalau sebagian besar novel ini berisi kisah kisah yang memilukan dan banyak mengungkap kekerasan yang dialami kaum kuli kontrak novel ini dikemas dalam kalimat kalimat yang indah ketepatan penulis dalam memilih kalimat yang memukau untuk mengungkap derita para kuli kontrak membuat novel ini menjadi seimbang karena muatan kekerasan dalam novel ini diimbangi dengan untaian kalimat kalimat yang indahNama tokoh tokoh Belanda yang muncul dalam novel ini bukanlah fiktif mereka pernah pernah hidup dan menjadi pelaku sejarah Selain itu kutipan kutipan dari berbagai literatur di awal abad ke 20 membuat aroma sejarah novel ini sangat terasa sekaligus menyatakan bahwa novel ini bukanlah kisah fiksi semata namun dikerjakan berdasarkan penggalan peristiwa sesungguhnya yang diperoleh dari riset literatur yang serius Beberapa ilustrasi yang memuat iklanselebaran tenaga kerja di awal abad 20 juga turut menghiasi novel ini Sayangnya novel ini tak menyertakan foto para kuli kontrak scan cover atau beberapa halaman asli dari brosur De Millioenen uit Deli yang dijadikan sumber buku ini Walau bukan buku teks sejarah namun pemuatan repro beberapa halaman brosur dan foto foto tentunya bukan hal yang tabu dan tentunya akan menambah bobot sejarah dari novel iniAkhirnya usaha Emil W Aulia dalam menulis novel ini patut dihargai setinggi tingginya baik oleh kalangan sejarahwan maupun oleh kalangan pembaca umum karena berhasil mengungkap perjuangan seorang tokoh kemanusiaan asal Belanda Bapak Kuli Kontrak yang selama ini namanya terlupakan dan terkubur dalam buku buku sejarah Indonesiahtanzilhttpbukuygkubacablogspotcom


10 thoughts on “[Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

  1. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract Tak banyak novel yang menceritakan sejarah Deli cikal bakalnya kota Medan Dan Novel ini salah satunya yang dengan baik menggambarkan nasib kehidupan Koeli Contract perkebunan tembakau Deli yang termasyur ituSebulan lalu melewati jalanan desa Klumpang daerah Hamparan Perak masih tersisa rumah rumah perkebunan gudang gudang bekas penyimpanan tembakau yang hampir rubuh Sudah hampir tak terlihat perkebunan tanaman ajaib y

  2. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Tembakau Deli yang termashur ke seluruh dunia menyimpan cerita duka Perkebunan tembakau yang dibangun oleh Beland

  3. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) JIka perbudakan terjadi maka hukum tidak berlakuMenolong orang lain adalah baik tapi jika menghilangkan kemanusiaan mereka menjadi tak baik

  4. says: read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Secuil sejarah Indonesia dapat ditemukan dalam buku iniHarga manusia Indonesia di jaman kolonial tak ubahnya seperti hewan ternak Deli Sebuah daerah yang menjual mimpi mimpi indah akan adanya pohon berdaun uang Banyak orang tertipu akan janji manis para makelar dan bromocorah Begitu meneken kontrak yang mereka sendiri tak tahu apa isinya k

  5. says: read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Emil W. Aulia Ô 6 characters

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) sebelum dibeli buku ini sudah saya scanning dulu saya tipe yang tidak malu malu merobek plastik pembungkus buku di toko hey i pay this so i just want to sure that i dont buy a junk dan beberapa paragraf yang saya intip sangat kuat well penulis yang mahir nampaknya cant wait to read this but i still have to finish

  6. says: Emil W. Aulia Ô 6 characters review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Persoalan kaum buruh dan pengusaha sepertinya tak pernah berakhir Kaum buruh selalu menuntut agar mereka memperoleh upah dan fasilitas yang layak sementara para pengusaha berusaha membayar tenaga kerja buruh seminimal mungk

  7. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract Emil W. Aulia Ô 6 characters review Ç PDF, eBook or Kindle ePUB Ô Emil W. Aulia Kalo boleh jujur nama Emil W Aulia cukup asing bagi saya Ekspetasi saya juga tidak terlalu tinggi dengan buku ini terlebih

  8. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Emil W. Aulia Ô 6 characters

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Membaca buku ini berasa nonton film tentang perbudakan dengan setting Deli pada abad 20 Kekejaman demi kekejaman

  9. says: read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract Emil W. Aulia Ô 6 characters [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract)

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Jujur saja sebelum saya membaca buku ini saya tidak pernah mendengar tentang Deli sebelumnya baik sebagai suatu daerah di Indonesia yang mungkin kini telah berubah nama maupun sebagai suatu tempat bersejarah Saya juga belum pernah mendengar nama Van den Brand sebelumnya Namun lalu saya menemukan buku ini dan membacanya hingga mata saya terbuka Awalnya saya pikir ini hanyalah kisah penjajahan Belanda seperti yang dituturkan di b

  10. says: [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Emil W. Aulia Ô 6 characters read Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract

    [Pdf Read] (Berjuta juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract) Ini akar ku sebagai keturunan kuli kontrak dan tinggal di perkebunan yang dulunya punya kompeni buku ini beneran membuka ma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *