READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie


5 thoughts on “READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie

  1. says: READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie

    Review um Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie um um ya habibi Kam tanam? Bangun bangunlah kekasihku Berapa lama engkau tidur?Mencintai adalah menjadi sesuatu Ia seperti bunga yang merekah yang berawal dari proses paling pasti dalam hidup belajar um Sebuah persembahan dari Fahd Djibran yang memberi kita air segar tentang bagaimana cara mencintai dan dicintai Rasulullah Dalam bukunya ini penulis tidak mengajari tapi ia bercerita membiarkan kata katanya mengalir menjadi surat cinta bagi

  2. says: Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie

    Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie kalau kau cinta nabimubaca buku iniaku wajibkanmenangis rindu malu dan mulai berjanji untuk lebih mencintai dia nabi kitaal

  3. says: Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary

    READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary Sebenernya bintang yg ingin kuberi lebih dari 2 tapi berhubung banyak mencantumkan hadis tanpa disertai footnote penjelasan sanadnya maka jadilah kukasih 2 bintang terlepas dari banyak nilai positif yang bisa dibangun dengan membaca buku ini

  4. says: READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie

    READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie suka deh dengan susunan kata dari Fahd Djibran Menggugah dan cukup menitikkan air mata tanda malu seusai membaca

  5. says: Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary

    READ um Author Fahd Pahdepie Author Fahd Pahdepie ayo cepet bacana mzHilmy gantian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie

um Author Fahd Pahdepie

Review um Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary um Author Fahd Pahdepie Characters ☆ 2 Buku ini direncanakan mulai beredar pada awal Juni mendatang Buku ini merupakan hasil perenungan saya di salah satu “kamar hati” yang saya miliki Bertahun tahun saya di sana tapi cenderung hanya melahirkan kesendirian kesendirian yang panjang Sesekali berbuah puisi tapi lebih sering saya hanya diam dan melamun merenung Kali ini saya melahirkan sesuatu dari “kamar” itu; sebuah buku sederhana yang seperti biasa saya tak tahu jenisnya apa berjudul sederhana umBuku ini entah mengapa menjadi sangat istimewa buat saya Satu satunya buku yang saya tuliskan dengan niat “ingin membuat buku” um pada mulanya hanyalah sebuah esai sepanjang tiga halaman yang saya posting beberapa bulan yang lalu di blog ini bagi kamu yang belum membacanya saya posting ulang esai itu pada bagian akhir catatan ini Esai itu merupakan tanggapan pribadi saya atas beredarnya komik komik dan gambar gambar yang menghina Muhammad Rasulullah Di saat orang orang memilih untuk geram dan marah kembali mengutuk dan menghina meledakkan api melempar batu dan membakar bendera; saya memilih jalan yang lain saya ingin memperkenalkan Muhammad pada sebanyak mungkin orang saya ingin membuat mereka dekat dan akrab saya ingin mengajak mereka memasuki sebuah momen yang saya sebut sebagai “pengalaman Muhammad” Muhammad experience Dan buku ini adalah ikhtiar kecil dari niat itu upaya untuk mendatangi sebanyak mungkin orang dari pintu ke pintu dan bercerita sederhana tentang seseorang bernama MuhammadDi bagian belakang buku ini saya mengutip kata kata Mohammad Ibal filsuf muslim terkenal itu “Tuhan bisa tak aku percayai tapi Muhammad tak” Sepertimu pertama kali mendengarnya saya tersintak dan bertanya apakah Ibal sedang menduakan Tuhan dan meletakkan Muhammad setingkat lebih tinggi Pada mulanya saya ragu terhadap Ibal hingga saya baca buku buku Kitab kitab Riwayat dan hikayat Saya datangi sejumlah guru untuk bertanya Bertahun tahun Hingga sampailah saya pada sebuah peristiwa yang tak mungkin saya lupakan seumur hidup saya peristiwa yang membawa saya pada momen kebangunan cinta dan rindu yang panjang dan sunyi pada Muhammad Mungkin semacam pengalaman Muhammad atau Muhammad experience tadi Lalu bermuaralah saya pada kesimpulan sederhana yang sama sekali tak berbeda dengan Ibal Tuhan bisa tak aku percayai tapi Muhammad takTentu kau bertanya apakah saya sedang menduakan Tuhan dan meletakkan Muhammad setingkat lebih tinggi dari Nya Tentu saja tidak Tapi sungguh Tuhan bisa tak aku percayai tapi Muhammad tak Sebab Muhammad terlalu sederhana dekat dan nyata untuk bisa ditolak Keagungannya terletak sungguh sungguh sebab ia menjadi sahabat terdekat siapa saja Sebab Muhammad manusia biasa yang bisa sakit dan terluka namun pada dirinyalah Tuhan menitipkan cinta dan kasih sayang semesta Pada dirinyalah nilai nilai Tuhan yang kompleks dan takterpermaknai menjadi sangat nyata dekat dan tak sanggup lagi kita tolak Sebab Muhammad adalah kekasih abadi Tuhan dan sekaligus kita “Laulaka laulaka” Tuhan berkata dalam sebuah hadits udsi “Kalau bukan karena engkau kalau bukan karena engkau Muhammad kekasihKu sunggu tak akan Kuciptakan semesta” Apapun tafsirmu tentang Tuhan agama dan apa saja yang melingkupinya kau tak bisa menolak sos. um um ya habibi Kam tanam Bangun bangunlah kekasihku Berapa lama engkau tidurMencintai adalah menjadi sesuatu Ia seperti bunga yang merekah yang berawal dari proses paling pasti dalam hidup belajar um Sebuah persembahan dari Fahd Djibran yang memberi kita air segar tentang bagaimana cara mencintai dan dicintai Rasulullah Dalam bukunya ini penulis tidak mengajari tapi ia bercerita membiarkan kata katanya mengalir menjadi surat cinta bagi sang Baginda Dalam rangkaian kata setebal 152 halaman itu ia tak hanya menggambarkan betapa menakjubkannya seorang Rasulullah tapi ia juga meyirami pembaca dengan sekelumit kisah hidup beliau yang akan membuat siapa saja yang membacanya akan menutup matanya dan berkata ana uhibbuka ya Rasul Bahasa yang dihidupkan Fahd Djibran dalam um Juga begitu memukau dan menggugah Meminjam kata XXX ia membidik pusat kesadaran pembaca sehingga siapapun yang mengikuti aliran kata katanya akan terhantam untuk bangun merenung menangis atau bahkan mengutuki diri mencela cela dirinya karena begitu lama telah jauh dan mengabaikan Muhammad Rasulullah dalam keseharian hidupnya Membaca um berarti membangunkan jiwa jiwa malas yang pulas tertidur dengan sentuhan Rasulullah sehingga ketika ia membuka mata ia akan mempersembahkan shalawat tersyahdu bagi Beliau degnan penghayatan terbaiknya dengan tekad untuk bisa mencintai Baginda dengan kehidupannya dan dengan kerinduan yang mulai menjalari urat urat di tubuhnya sehingga nanti ia bisa berkata Kerinduanku padamu bukanlah kerinduan teman lama yang tak saling menyapa dalam waktu yang sangat lama Bukan pula kerinduan kekasih yang kehilangan harum cium dalam pelukan kekasihnya yang pergi ke negeri antah berantah Bukan sekedar rindu seorang anak pada orangtuanya saat dingin malam menyergapnya di negeri yang jauh Lebih dari semua itu kerinduanku padamu adalah kerinduan padang pasir tandus kerontang pada oase yang sejuk Kerinduanku padamu serupa rindu butir butir pasir yang terbakar nyala fatamorgana pada titik titik hujan Serupa kerinduan bukit bukit pasir yang haus pada seteguk air ketika langit begitu terbuka dan mempersembahkan terik paling gila Bahkan melebihi semua itu Ya Rasulullah Kerinduanku tak terkatakan Tak sanggup tergenggam bahasa um 29

Review um Author Fahd Pahdepie

Review um Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary um Author Fahd Pahdepie Characters ☆ 2 Ok Muhammad sebagai manusia suci dengan cintanya yang abadi yang mengajarkan kita alfa beta kehidupan alif ba ta cintaKenapa saya menulis buku ini Sungguh saya hanya ingin mengungkapkan kata sederhana um Bangunlah Kita terlalu lama tertidur dalam lelap yang panjang sehingga lupa mengakrabi cinta Kita terlalu lama hidup dalam gelap sehingga lupa bagaimana caranya melayani cahaya um BagunlahAkhirnya buku ini hanyalah kerinduan kerinduan panjang yang lahir dari keintiman keintiman personal saya dengan sosok Muhammad Pilihan saya akhirnya menulis dengan gaya bertutur surat mungkin semacam monolog interior atau mungkin juga semacam ode Terserah kau bagaimana menyebutnya Seperti biasa tak ada alur tak ada cerita berkesinambungan tak ada tokoh tak ada setting Tentukanlah sendiri Yang ada hanyalah Muhammad kau hatimu dan pikiranmu Bacalah selamat “mengalami Muhammad” selamat memasuki pengalaman MuhammadSalam hangatFahd Djibran um Esai Fahd Djibran um um yâ habîbi Kam tanam Bangun bangunlah kekasihku Berapa lama engkau tidur Mungkin iman memang sesuatu yang absurd untuk dipetakan Perjalanan keimanan bukanlah perjalanan yang linier ia begitu fluktuatif Kadang kadang menurun seperti palung yang dalam kadang kadang melesat seperti sebuah lompatan kuantum Hari ini bisa jadi kau membenci sesuatu tetapi mungkin lain di hari yang lain Hinaan terhadap Nabi Muhammad kembali muncul Seseorang boleh jadi sangat membenci Muhammad Rasulullah seperti yang kita lihat belakangan di halaman halaman web tentang komik komik yang menggambarkan Muhammad sebagai seorang amoral yang berusaha bersembunyi di balik firman Tuhan Tetapi kebencian bukanlah akhir dari segalanya seseorang yang belum kita kenal itu bisa jadi hanya belum tahu apa apa tentang Muhammad lalu kebencian mengusai hatinya Kebencian bukanlah akhir dari segalanya setidaknya itulah yang saya yakini ketika mengingat kembali kisah Umar Bin Khattab juga Saint Paul dari Tarsus Keduanya adalah contoh yang sempurna untuk menunjukkan bahwa kebencian hanyalah bagian dari absurditas iman yang kadang kadang justru mengantarkan seseorang pada iman yang paling tinggi Umar bin Khattab semula adalah penentang Islam dan pembenci Muhammad yang paling keras Bahkan ia berusaha membunuh Muhammad dan menghalang halangi setiap orang yang menambatkan imannya pada keponakan Abu Thalib itu Tetapi iman memang absurd justru ketika ia mengenal Muhammad dari dekat ia mengalami lompatan iman leap of faith meminjam istilah Kierkegaard yang luar biasa Pada gilirannya dialah pembela Islam dan pelindung Muhammad yang paling keras Umar Sang Pemberani Singa Padang Pasir begitulah Muhammad Rasulullah menjulukinya untuk keberanian dan pengorbanannya membela Islam dan melindungi Sang Rasul dari segala marabahaya Contoh lain juga mengabarkan hal serupa Saul dari Tarsus Silisia seorang keturunan Yahudi pembenci Yesus dan penentang ajaran Kristiani Pada gilirannya ia menjadi seorang apostle seorang saint yang sangat berpengaruh dalam sejarah persebaran iman Kristiani dan pembela Yesus nomor satu Lalu ia dikenal kemudian sebagai Saint Paul atau Paulus sosok penting dalam penyebaran iman Kristiani Dalam kasus ini lompatan iman kembali terjadi dengan absurditas yang sulit dimengerti Unt. kalau kau cinta nabimubaca buku iniaku wajibkanmenangis rindu malu dan mulai berjanji untuk lebih mencintai dia nabi kitaallahuma shali ala muhammad

Characters Ô PDF, DOC, TXT, eBook or Kindle ePUB free ↠ Fahd Pahdepie

Review um Author Fahd Pahdepie Fahd Pahdepie ↠ 2 Summary um Author Fahd Pahdepie Characters ☆ 2 Uk menyebut nama lain kita mengenal Mariam Jamila Dr Jenkins dan lainnya yang mengalami hal serupa Bahwa kebencian bukanlah akhir dari segalanya kebencian mungkin hanyalah bentuk dari ketidaktahuan atau ketidakingintahuan Lagi lagi penghinaan terhadap Muhammad Rasulullah muncul Di tengah hiruk pikuk orang orang yang berteriak geram saya hanya diam sambil membayangkan Rasulullah yang agung itu sedang bertanya sendu benarkan kalian mencintaiku Ketika sampai pada pertanyaan itu saya menimbang haruskan saya marah dan turun ke jalan membakar ban dan melempari apa saja menuduh siapa saja Ataukah saya harus memberitahu mereka mengabarkan sosok Muhammad yang di mata Goethe adalah cahaya di atas cahaya “Seorang manusia yang kompleks dan penuh kasih” kata Karen Armstrong Bila Muhammad masih di sekitar kita melihat penghinaan itu ia mungkin akan mengatakan hal yang sama seperti saat ia dilempari batu dan dihinakan orang orang di Thaif dan Jibril yang sedih melihat itu menawarkan sesuatu pada Sang Nabi “Bila Kau mau Kekasih Allah aku bisa membalikkan bumi dan menimpakan gunung kepada mereka” Lalu Muhammad menjawab “Tidak Sesungguhnya mereka hanya belum tahu” Mereka hanya belum tahu maka kebencian merambati hatinya dan meledakkan komik komik itu di mana mana Andai saja mereka tahu batin saya berbisik Maka saya memutuskan untuk tidak meledakkan kemarahan di jalan jalan yang saya ingin lakukan hanyalah satu saya ingin mengabarkan tentang siapa Muhammad Rasulullah pada sebanyak mungkin orang pada siapa saja Sebab kejadian ini seperti menyentakkan kesadaran saya seperti Rasulullah yang bertanya sendu benarkah kalian mencintaiku No Religion is an Island Tak ada agama yang menjadi pulau bagi dirinya sendiri kata Abraham Heschel seorang Rabi Yahudi Mustahil bila agama agama di dunia ini mengisolasi diri dari yang lain dalam menghadapi masalah masalah kemanusiaan Selama ini cara beragama kita seperti saling mengasingkan bahkan penuh persaingan Kita masih terjebak pada logika kami dan mereka aku dan kamu seraya menjerembabkan mereka ke dalam penghinaan Padahal sebuah agama tidak bisa hanya menjadi pulau yang bersendiri tak bisa hanya mengandalkan kami sebab mereka bisa jadi merupakan orang orang yang menyempurnakan iman kita Jadi lihatlah sisi lainnya Mungkin komik komik itu justru mengingatkan kita benarkah kita sudah cukup mencintai Muhammad Rasulullah Juga bisa jadi komik komik itulah yang menyadarkan kita bahwa selama ini betapa abai kita pada sosok Muhammad Saatnya menyebarkan cinta itulah yang akan dikatakan Jalaluddin Rumi bila mengetahui semua ini Bila mereka begitu rajin menghina dan mengolok olok Muhammad Rasulullah seberapa rajinkah kita memuji dan mengagungkannya Iman adalah sesuatu yang absurd dan tak bisa disimpulkan begitu saja Bila kita mengabarkan cinta pada semua manusia bila kita mengabarkan keagungan Muhammad pada semua manusia orang orang yang selama ini membencinya bisa jadi akan berbalik memendam cinta yang paling dalam Bisa jadi seperti Saul pada Yesus Seperti Umar pada Muhammad “um um yâ habîbi kam tanam; An naumu ‘alal ‘âsyi haram Bangun bangunlah kekasihku berapa lama engkau tidur tidur diharamkan untuk para pencinta” Kata Aflaki dalam Manaib al ‘Arif. Sebenernya bintang yg ingin kuberi lebih dari 2 tapi berhubung banyak mencantumkan hadis tanpa disertai footnote penjelasan sanadnya maka jadilah kukasih 2 bintang terlepas dari banyak nilai positif yang bisa dibangun dengan membaca buku ini

  • Paperback
  • 165
  • um Author Fahd Pahdepie
  • Fahd Pahdepie
  • Indonesian
  • 27 March 2020
  • null